Standar Operasional Prosedur Keselamatan Kerja yang Wajib Diketahui

Standar Operasional Prosedur Keselamatan Kerja yang Wajib DiketahuiKesehatan dan keselamatan kerja bagi karyawan, baik itu karyawan bagian produksi, bagian lapangan, maupun bagian kantor merupakan hal yang wajib diperhatikan oleh setiap perusahaan. Untuk menjamin agar kesehatan dan keselamatan kerja tersebut dapat berjalan dengan baik, maka diaturlah dalam undang-undang dan juga peraturan pemerintah.

Standar Operasional Prosedur Keselamatan Kerja yang Wajib Diketahui

Undang-undang dan peraturan pemerintah yang membahas tentang keselamatan kerja diantaranya adalah : Undang-undang No. 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Undang-undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan Kerja, dan Peraturan Pemerintah No. 13 tahun 1973 tentang Pengaturan dan Pengawasan Keselamatan Kerja dan Pensiun.

Untuk melindungi para karyawan dalam bekerja, terutama bagian lapangan baik di sektor konstruksi bangunan, pertambangan, penelitian dan sebagainya, maka ada persyaratan khusus secara global tentang penggunaan Alat Keselamatan Pribadi atau Personal Protective Equipment/PPE yang wajib tersedia dan digunakan. Menurut Code Of Federal Regulations (CFR) tahun 1926, alat keselamatan pribadi tersebut dari kepala sampai kaki antara lain sebagai berikut :

1. Perlindungan Kepala

Para pekerja yang bekerja di tempat yang berpotensi mencederai kepala mereka atau tempat kerja berbahaya seperti lokasi konstruksi, tambang, dan lain-lain, wajib memakai helm pelindung. Helm ini harus mampu melindungi kepala mereka agar tidak terkena hantaman benda keras dan berat, juga tahan saat terkena sengatan listrik dan api.

Warna dari helm proyek juga memberikan arti posisi atau jabatan seseorang di dalam suatu proyek :

  • Helm safety berwarna putih biasanya dipakai oleh manajer, pengawas, insinyur, mandor.
  • Helm safety berwarna biru biasanya dipakai oleh site supervisor, electrical contractor atau pengawas sementara.
  • Helm safety berwarna kuning biasanya dipakai oleh sub contractor atau pekerja umum.
  • Helm safety berwarna hijau biasanya dipakai dan dipakai oleh pengawas lingkungan.
  • Helm safety berwarna pink biasanya juga dipakai oleh pekerja baru atau magang.
  • Helm safety berwarna orange biasanya juga dipakai oleh tamu perusahaan.
  • Helm safety berwarna merah biasanya dipakai oleh safety officer yang memiliki tanggung jawab untuk memeriksa sistem keselamatan sudah terpasang dan berfungsi sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan.

2. Perlindungan Mata dan Wajah

Pelindung mata bisa berupa safety glasses ataupun goggles pelindung mata dan wajah wajib dipakai. Terlebih lagi saat sedang mengoperasikan mesin yang berpotensi melontarkan sesuatu sehingga dapat melukai mata dan wajah atau mengandung bahan radiasi berbahaya.

3. Perlindungan Pernafasan

Jika bekerja di tempat dengan kondisi udara yang kurang baik (misalnya petugas pemadam kebakaran, environmentalist yang mengambil sample di sungai yang berpolusi, atau polisi yang harus menembus gas air mata ketika ada unjuk rasa) maka wajib mengenakan alat untuk melindungi pernafasaan semacam masker khusus, gas mask bahkan yang bertabung oksigen atau berpenawar racun.

4. Perlindungan Pendengaran

Untuk tempat kerja dengan tingkat kebisingan tinggi di atas 90 dB (desi-Bells) yang dapat berbahaya untuk telinga manusia, misalnya tempat pengeboran, maka para pekerja wajib mengenakan pelindung telinga seperti earplug, headset khusus dan sebagainya. Karena kalau terlalu lama mendengarkan kebisingan dapat menyebabkan ketulian.

Standar Operasional Prosedur Keselamatan Kerja yang Wajib Diketahui

5. Pakaian Kerja

Pakaian kerja adalah pakaian yang dipakai untuk bekerja, terutama pekerjaan yang melibatkan tenaga kerja manual untuk memberikan ketahanan dan keamanan. Pakaian kerja ini ada yang berupa kaos, kemeja, overall, vest, celana cargo dan jeans. Biasanya berwarna hi-visneon-neon seperti kuning, oranye, hijau stabilo atau warna biasa namun dilengkapi dengan pipping ataupun webbing yang reflective (menyala jika terkena cahaya bahkan menyala dalm kegelapan). Sehingga bila bekerja pada malam hari pun mereka tetap kelihatan. Jenis dan wujud pakaian kerja disesuaikan dengan bidang pekerjaan yang mereka jalani. Untuk mekanik dan teknisi biasanya pakaian kerjanya anti oli. Dan untuk yang kerja di bidang konstruksi dilengkapi dengan protektor.

6. Sarung Tangan Keselamatan

Para pekerja baik yang bekerja di area kerja yang berhubungan dengan listrik (teknisi, elektronis macam petugas PLN) maupun pegawai konstruksi, mekanik wajib menggunakan sarung tangan. Khusus untuk mereka yang berhubungan dengan listrik, membutukan sesuatu yang lebih dari sarung tangan. Mereka butuh juga sarung tangan karet, dan pelindung lengan karet, Selimut Insulasi Karet, Matras Insulasi Karet dan sebagainya. Ingat, risiko kesetrum ada setiap saat.

7. Ikat Pinggang Keselamatan

Untuk menghindari risiko terjatuh di tempat kerja (biasanya untuk pekerja tambang), para pekerja konstruksi, penambang dan pekerja lain yang berhubungan dengan ketinggian wajib memakai ikat pinggang pengaman sepeti tali, harness, dan sejenisnya. Ikat pinggang pengaman tersebut tidak hanya harus kuat menahan berat tubuh pekerja saja, tetapi harus mampu menahan beban minimal 500 kg.

8. Pelindung Kaki

Karena kejatuhan benda berat itu sering terjadi bahkan untuk karyawan yang bekerja kantor, maka para pekerja lapangan wajib menggunakan sepatu pengaman dalam menjalankan tugasnya. Ada pun sepatu pelindung yang digunakan harus memenuhi kriteria perlindungan sesuai kondisi di lapangan kerja masing-masing. Ada sepatu pelindung yang fokus melindungi kaki bagian atas, jari dan sebagainya.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat terutama bagi mereka yang menjadi pegawai safety risk management.

Baca Juga : Jaket Pelampung untuk Keselamatan Bukan untuk Pajangan

Arti Warna Helm Pekerja Proyek yang Wajib Anda Tahu

Arti Warna Helm Pekerja Proyek yang Wajib Anda Tahu. Keselamatan adalah prioritas utama dari setiap kegiatan, tidak terkecuali di kawasan proyek. Pada radius tertentu mereka yang berada di wilayah proyek diwajibkan mengenakan alat pelindung diri, salah satunya helm keselamatan.

Mungkin banyak dari Anda yang bertanya-tanya atau bahkan belum mengetahui bahwa helm keselamatan memiliki beberapa warna. Adanya banyak warna ini bukan dimaksudkan untuk gaya atau mengikuti mode, tetapi ada maksud dan tujuan tertentu.

Arti Warna Helm Pekerja Proyek yang Wajib Anda Tahu

Untuk mendukung fungsinya sebagai alat keselamatan, helm juga memiliki warna-warna yang mencolok. Tujuannya adalah untuk memudahkan pemakainya bisa terlihat oleh pekerja yang lain sehingga dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja.

Warna-warna yang biasa digunakan untuk helm keselamatan adalah kuning, putih, oranye, hijau, biru, merah atau yang lainnya. Adanya helm keselamatan ini mengadopsi dari Worker’s Accident Insurance Institute.

Inilah Arti Warna Helm Pekerja Proyek yang Wajib Anda Tahu :

1. Warna Coklat

Helm keselamatan warna coklat dipakai oleh pekerja yang bertugas sebagai tukang las atau pekerja yang berhadapan dengan panas tinggi.

2. Warna Putih

Helm keselamatan warna putih dipakai oleh mereka yang memiliki posisi atau jabatan tertentu seperti manajer, pengawas, insinyur juga mandor.

3. Warna oranye

Helm keselamatan warna oranye diperuntukan bagi mereka yang merupakan pengunjung atau tamu perusahaan.

4. Warna merah

Helm keselamatan warna merah dipakai oleh mereka yang memiliki posisi sebagai safety officer. Safety officer adalah orang yang bertugas untuk memeriksa sistem keselamatan yang sudah terpasang, apakah sudah terpasang dengan benar dan berfungsi sesuai standar yang ditentukan.

5. Warna hijau

Helm keselamatan warna hijau dipakai oleh mereka yang bertugas sebagai pengawas lingkungan.

6. Warna biru

Helm keselamatan warna biru dipakai oleh mereka yang posisinya sebagai supervisor lapangan, operator tehnis, juga pekerja yang berhubungan dengan kelistrikan.

7. Warna kuning

Helm keselamatan warna kuning dipakai oleh pekerja umum, operator atau sub kontraktor.

Itulah 7 warna yang umum digunakan sebagai helm keselamatan. Semoga informasi ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang warna-warna helm proyek.

Baca Juga : Manfaat dan Kegunaan Rompi Safety untuk Keselamatan Diri

5 Jenis Jaket Pelampung Kapal yang Perlu Anda Tahu

5 Jenis Jaket Pelampung Kapal yang Perlu Anda Tahu. Salah satu alat keselamatan diri yang harus ada di kapal salah satunya adalah baju pelampung kapal. Ada juga yang menyebutnya jaket pelampung kapal atau pelampung keselamatan kapal. Seperti yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 tahun 2015 tentang Standar Keselamatan Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan.

5 Jenis Jaket Pelampung Kapal yang Perlu Anda Tahu

Di dalam peraturan tersebut menyebutkan bahwa setiap kapal penyeberangan wajib memiliki jaket keselamatan. Tujuannya adalah untuk menjaga keselamatan penumpang dan anak buah kapal. Nyawa setiap orang yang ada di atas kapal harus diselamatkan dan menyediakan jaket pelampung di kapal adalah satu satu caranya.

Karena sudah tertuang dalam peraturan menteri, maka bagi setiap kapal yang beroperasi harus dilengkapi dengan alat keselamatan. Bagi siapa yang melanggar akan ada hukuman yang menanti dan dianggap lalai dalam mengikuti aturan keselamatan di perairan.

Berikut ini adalah 5 Jenis Jaket Pelampung Kapal yang Perlu Anda Tahu :

 

Offshore Life Jacket
Kelebihan :
Cocok untuk perairan terbuka
Mampu menjaga area di sekitar wajah atau kepala
Mampu bertahan dalam jangka waktu lama

 

 

 

 

 

 

Near Shore Life Jacket
Kelebihan :
Untuk perairan yang tenang dan kesempatan penyelamatan lebih cepat
Tidak terlalu besar dan tebal seperti Offshore Life Jacket

Kekurangan :
Tidak dapat dipergunakan selama berjam-jam di perairan

 

 

 

 

Floatation Aid
Kelebihan :
Tipe Standar yang digunakan untuk perairan tenang
Banyak dipergunakan orang
Umumnya jenis yang paling nyaman untuk dipakai terus menerus

Kekurangan :
Orang masih perlu memiringkan kepala agar tidak kemasukan air
Tidak bisa digunakan dalam jangka waktu lama di perairan
Pemakai perlu mencoba terlebih dahulu

 

 

 

Throwable Device
Kelebihan :
Berbentuk seperti bantal atau cincin pelampung yang dirancanguntuk dilemparkan ke perairan
Membantu orang yang kesulitan berenang

Kekurangan :
Bukan untuk orang yang sadar

 

 

Special Use Device
Kelebihan :
Disebut juga jaket hybrid atau gabungan
Jaket yang dapat berfungsi juga sebagai rompi pada saat bekerja
Ada peralatan berupa peluit dan mempounyai kemampuan daya apung yang lebih tinggi

Kekurangan :
Kurang aman
Lebih cocok digunakan pada kondisi iklim atau musim dingin

 

Prisma Dayu Mediatama melayani pemesanan untuk pembuatan life jacket sesuai dengan keinginan konsumen, tentang model, bentuk dan tulisannya. Dengan pemesanan minimal 50 pieces, kami akan membantu untuk pengiriman sampai tempat tujuan.

Kirimkan bentuk, model dan logo perusahaan atau instansi Anda, maka kami akan buatkan sesuai dengan pesanan Anda.

Info dan order bisa chat WA 082113195170

Email : prismadayumediatama@gmail.com

Klik www.prismadayu.co.id

Inilah Empat Jenis dan Fungsi Alat Keselamatan di Kapal

Inilah Empat Jenis dan Fungsi Alat Keselamatan di Kapal. Alat transportasi laut seperti kapal, perahu, speed boat harus menyediakan alat keselamatan bagi para penumpangnya. Terutama kapal yang memuat banyak orang, dan sudah menjadi keharusan untuk disediakan.

Inilah Empat Jenis dan Fungsi Alat Keselamatan di Kapal

Begitu pentingnya peran alat keselamatan di kapal yang berguna untuk pertolongan dan keselamatan bagi para penumpang serta kru kapal, maka aka nada sangsi bagi mereka yang melangar. Karena yang menjadi taruhan adalah nyawa manusia, baik penumpang maupun kru kapal.

Inilah Empat Jenis dan Fungsi Alat Keselamatan di Kapal yang harus diketahui :

1. Sekoci penyelamat (lifeboat)

Sekoci merupakan perahu mungil yang berada di kanan dan kiri kapal, tepatnya di deck sekoci. Pada kapal barang biasanya terdapat dua buah sekoci, sedang pada kapal penumpang atau kapal pesiar, sekoci yang tersedia umumnya berjumlah 12. Bahan yang digunakan untuk membuat sekoci adalah logam, kayu atau serat fiber.

Sekoci ada yang bertenaga mesin atau motor dan ada yang menggunakan dayung. Di bagian dalam sekoci telah tersedia perlengkapan keselamatan seperti makanan, minuman, obat–obatan serta alat bantu untuk mencari bantuan ke kapal lain yang sedang lewat.

2. Pelampung penolong bentuk cincin (ring life buoys)

Ring life buoys bentuknya seperti ban mobil dengan warna yang mencolok. Pelampung ini akan dilempar ke laut apabila ada penumpang yang jatuh ke laut, sehingga orang tersebut akan tetap mengapung di air sampai tim penyelamat datang.

3. Jaket penolong (life jackets)

Life jacket (jaket penolong) ini dimanfaatkan oleh penumpang agar mudah terapung di air pada saat kondisi darurat. Warna jaket ini juga mencolok agar mudah dikenali dan dicari serta dilengkapi dengan peluit.

4. Pelempar tali penolong (line throwing apparatus)

Alat pelempar tali ini gunanya adalah sebagai alat penghubung perdana antara kapal yang ditolong dengan yang ditolong untuk mempermudah proses evakuasi penumpang. Alat ini diciptakan oleh Mr. Schermily, dan dipergunakan pada saat kondisi darurat. Alat pelempar tali ini mampu melemparkan tali paling dekat sejauh 230 meter.

Semoga bermanfaat.

Inilah Tujuh Tips Aman Saat Rafting yang Harus Kamu Tahu

Inilah Tujuh Tips Aman Saat Rafting yang Harus Kamu Tahu. Bagi kamu yang suka tantangan, mengikuti rafting merupakan kegiatan yang mengasyikkan. Menghindari dan menerjang jeram dengan meliuk-liukkan perahu karet yang ditumpangi akan memacu adreanalin kita.

Inilah Tujuh Tips Aman Saat Rafting yang Harus Kamu Tahu

Inilah Tujuh Tips Aman Saat Rafting yang Harus Kamu Tahu

Tentu sebelum memulai rafting atau arung jeram, ada briefing terlebih dahulu dari instruktur yang nantinya akan mengendalikan laju perahu sebagai kapten perahu. Tujuannya adalah dalam satu perahu yang biasanya diisi 6 orang dan 1 instruktur yang akan memberi aba-aba agar perahu karet tidak menabrak jeram atau halangan lain di sungai.

Tetapi alangkah baiknya jika kamu mendapatkan informasi lebih awal mengenai rafting. Inilah Delapan Tips Aman Saat Rafting yang Harus Kamu Tahu

1. Memakai Perlengkapan Keselamatan Secara Benar

Perlengkapan keselamatan memang selalu ada dan akan selalu diingatkan oleh setiap instruktur sebelum memulai aktivitas rafting. Seseorang yang ahli berenangpun tetap diharuskan memakai perlengkapan keselamatan ini. Karena memang sudah menjadi standar keselamatan dalam aktivitas rafting. Perlengkapan tersebut yaitu, jaket pelampung, helm dan dayung.

2. Memakai Pakaian yang Tepat

Aktivitas rafting merupakan aktivitas yang banyak menguras tenaga, karena gerakan tubuh serong ke kanan dan ke kiri mengikuti instruksi serta gerakan mendayung. Akibat gerakan yang banyak menguras tenaga ini, hendaknya tidak memakai pakaian yang banyak menyerap air. Bahan kain yang sebaiknya digunakan terbuat dari wol, poliester, polypropylene, bulu mikro serta hindari bahan katun 100 %. Lindungi kulit dengan menggunakan sun block agar terhindar dari sinar matahari saat rafting.

3. Menggunakan Dayung dengan Benar

Sebelum melakukan rafting atau arung jeram, instruktur atau guide akan mengumpulkan anggota tim satu perahu untuk diberikan pengarahan cara menggunakan dayung yang benar dan aba-ba apa saja yang akan diberikan saat menghadapi arus deras atau ada bongkahan batu yang menghadang.

Dan hal ini berhubungan dengan sisi mana yang harus mendayung dan sisi mana yang harus berhenti mendayung. Itulah kenapa antara sisi kanan dan kiri harus seimbang orangnya, tiga di kanan dan tiga dikiri. Agar keseimbangan perahu dan tenaga mendayung tidak berat sebelah.

4. Dengarkan dan Ikuti Aba-aba Instruktur

Instruktur atau guide rafting bertugas untuk mengendalikan laju perahu agar selamat sampai tujuan. Karena peran penting tersebut membuat dia harus tahu medan yang akan dilalaui, dimana ada rimbunan pohon, dimana ada bongkahan batu besar dan dimana arus yang deras serta lokasi yang dalam.

Untuk itu diperlukan kerjasama dari peserta dalam satu perahu agar terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan, agar selalu mengikuti dan mendengarkan aba-aba atau instruksi dari guide rafting.

5. Banyak Minum Air Putih

Tujuan dari banyak minum adalah untuk menghindari terjadinya dehidrasi. Karena acara arung jeram ini merupakan kegiatan yang banyak menguras tenaga. Dengan banyak minum air maka akan menghindarkan dari dehidrasi. Bila perlu bawa air minum selama mengikuti arung jeram.

6. Selalu Jaga Kekompakan Team

Sebagai teman dalam satu perahu tentu kamu harus saling kompak dalam mendayung maupun saling membantu jika ada salah satu anggotanya yang terjatuh ke sungai. Instruktur akan selalu memberi aba-aba apa yang harus kamu lakukan. Ikuti perintahnya, maka team kamu akan kompak dan selamat sampai tujuan.

7. Jangan Memakai Perhiasan dan Membawa Kamera

Pada saat melakukan rafting disarankan tidak memakai perhiasan, karena hal ini beresiko tinggi untuk hilang terbawa arus. Serta jangan membawa kamera karena beresiko hilang. Tidak perlu khawatir moment kamu saat rafting akan hilang, karena disana sudah ada fotografer yang akan memotret kegiatan kamu selama rafting.

Inilah Tujuh Tips Aman Saat Rafting yang Harus Kamu Tahu. Semoga bermanfaat.

Manfaat dan Kegunaan Rompi Safety untuk Keselamatan Diri

Manfaat dan Kegunaan Rompi Safety untuk Keselamatan Diri. Rompi safety adalah salah satu Alat Pelindung Diri (APD), yang terbuat dari bahan polyester yang dirancang khusus serta dilengkapi dengan reflector atau pemantul cahaya. Biasanya digunakan oleh para pekerja seperti polisi, pekerja tambang, operator kendaraan, pekerja operasi gudang, pekerja pemeliharaan jalan, pekerja parkir dll. Rompi safety dapat digunakan pada siang atau pun malam hari.

Manfaat dan Kegunaan Rompi Safety untuk Keselamatan Diri

Manfaat Rompi Safety

Manfaat yang didapat jika menggunakan rompi safety adalah :

  1. Untuk mencegah terjadinya kontak kecelakaan pada pekerja.
  2. Mengurangi resiko kecelakaan kerja.
  3. Agar terlihat oleh pekerja lain saat bekerja dimalam hari.

Kegunaan Rompi Safety

Selain manfaat yang didapat, ada juga kegunaannya jika kita memakai rompi safety ketika sedang di lokasi kerja yang harus ada alat pelindung diri. Kegunaannya yaitu :

1. Dapat Terlihat Dalam Kondisi Gelap

Seperti yang telah disebutkan di atas, warna cerah pita reflektif membuat rompi safety dapat terlihat dengan mudah oleh orang lain yang melakukan pekerjaan menggunakan alat berat, kendaraan atau peralatan lainnya. Dengan demikian kemungkinan terjadinya kecelakaan dapat dikurangi.

2. Membuat Orang Lain Menjadi Waspada

Pemilihan warna seperti kuning, orange, atau hijau bukan tanpa alasan. Warna – warna ini merupakan warna – warna yang dapat terlihat pada jarak yang jauh. Oleh karena itu pengemudi di jalan atau pekerja lain di lokasi pekerjaan dapat mengidentifikasi pemakai rompi dari kejauhan dan memperlambat kecepatan kendaraan.

3. Kenyamanan

Meskipun semua orang memahami rompi safety sangat berguna dan efektif. Namun, sering terjadi pekerja menganggap rompi dapat mengganggu kenyamanan. Hal ini merupakan masalah kebiasaan saja. Kenyataan menunjukan, setelah digunakan beberapa waktu lamanya, orang akan merasakan kenyamanan. Bahkan pada sebagian orang, mereka akan merasa tidak nyaman bila tidak menggunakan rompi safety tersebut.

4. Melindungi Dari Air

Selain kenyamanan, aspek lain yang sangat menguntungkan dari rompi safety adalah tahan air. Walaupun tidak semua rompi safety memiliki fitur ini. Pada beberapa jenis rompi safety dapat melindungi pemakainya dari air hujan atau angin. Sekalipun tubuh berkeringat, namun rompi safety dapat melindungi atau minimal mengurangi efek terpapar angin.

5. Harga Yang Relatif Murah

Umumnya harga rompi safety relatif terjangkau dan semestinya tidak menjadi alasan bagi perusahaan untuk tidak membeli rompi safety bagi karyawan – karyawannya yang bekerja di lokasi berbahaya. Dibandingkan dengan kerugian yang akan timbul saat terjadi kecelakaan kerja misalnya kerugian finansial, dan sebagainya.

Itulah informasi singkat tentang Manfaat dan Kegunaan Rompi Safety untuk Keselamatan Diri. Semoga bermanfaat.

Inilah 6 Fungsi Helm Bagi Pengendara Sepeda Motor

Inilah 6 Fungsi Helm Bagi Pengendara Sepeda Motor. Bagi pengendaran kendaraan roda dua sudah menjadi kewajiban untuk selalu mengenakan helm sebagai pelindung dari benturan apabila terjadi kecelakaan. Sesuai dengan yang sudah diamanatkan dalam UU No. 22 tahun 1999 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

Inilah 6 Fungsi Helm Bagi Pengendara Sepeda Motor

Sebenarnya tahukah Anda fungsi dari helm sampai harus dibuatkan undang-undangnya, seperti dikutip dari laman organisasi.org, Inilah 6 Fungsi Helm Bagi Pengendara Sepeda Motor :

  1. Melindungi kepala dari benturan saat terjadi kecelakaan.
    Ini adalah fungsi paling utama. Tak ada yang menjamin keselamatan Anda. Meski demikian, helm berfungsi untuk melindungi kepala Anda dari benturan benda-benda keras, seperti aspal, pohon, pembatas jalan, atau bahkan kendaraan lain.
  2. Melindungi wajah (khususnya mata) dari angin, debu, kotoran, serta benda lainnya.
    Fungsi ini tidak kalah penting. Seringkali pengendara kehilangan konsentrasi karena gangguan-gangguan kecil di jalan. Meski kecil, tapi bisa berakibat fatal. Untuk itu, penting menggunakan helm ber-SNI (Standar Nasional Indonesia).
  3. Melindungi kepala dari panasnya terik matahari.
    Bagi Anda yang berkendara siang hari, terik matahari akan membakar kulit. Selain itu, pada suhu tertentu dapat menyebabkan sakit kepala. Helm dapat berfungsi untuk mengatasi hal tersebut.
  4. Melindungi kepala dari basah air hujan.
    Hujan seringkali turun tiba-tiba. Helm bisa melindungi kepala Anda dari hujan.
  5. Membuat penampilan jadi lebih menarik
    Nah, untuk fungsi yang ini, Anda mau tidak mau harus mengiyakannya. Betapa banyak orang yang kelihatan lebih keren ketika mengenakan helmnya. Meski begitu, helm tetap untuk keselamatan, ya.
  6. Mencegah tilang polisi lalu lintas (Polantas)
    Ups! Bagi Anda yang phobia dengan para Polantas, cobalah menggunakan helm. Obat itu ternyata mujarab. Anda tidak perlu takut melintas di depan Polantas jika semua kelengkapan dibawa. Apalagi jika sudah mengenakan helm, tentu mental Anda lebih mantap lagi, deh.

Nah, Inilah 6 Fungsi Helm Bagi Pengendara Sepeda Motor yang perlu Anda tahu. Jadi bukan hanya sekedar untuk mematuhi peraturan lalu lintas, tetapi lebih berguna untuk keselamatan pengendara. Yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa helm harus ber-SNI.

Semoga bermanfaat.

Jaket Pelampung untuk Keselamatan Bukan untuk Pajangan

Jaket Pelampung untuk Keselamatan Bukan untuk Pajangan

Jaket Pelampung untuk Keselamatan Bukan untuk Pajangan. Baju pelampung atau jaket pelampung atau dalam bahasa kerennya Life Jacket merupakan salah satu komponen utama dalam keselamatan di perairan. Memiliki warna yang menyolok dengan maksud agar mudah ditemukan pada saat mengapung di perairan.

Jaket Pelampung untuk Keselamatan Bukan untuk Pajangan

Apa sebenarnya kegunaan dari jaket pelampung atau baju pelampung ini. Dikutip dari wikipedia baju pelampung itu merupakan perangkat yang dirancang untuk membantu pemakai, baik secara sadar atau di bawah sadar, untuk tetap mengapung dengan mulut dan hidung berada di atas permukaan air atau pada saat berada dalam air.

Jaket pelampung ini merupakan perangkat yang dirancang dan disetujui oleh pihak yang berwenang dalam hal ini Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) yang akan digunakan oleh sipil dalam rekreasi berlayar, pelaut, kayak, kano, dan kegiatan lain yang berhubungan dengan air.

Baju pelampung sendiri terdapat dua jenis, yaitu :

Busa steriofoam

Merupakan bentuk yang paling sederhana, terbuat dari busa steriofoam yang dibungkus di dalam baju pelampung. Banyak digunakan sebagai perangkat keselamatan kapal, bis air, perahu. Biasanya menggunakan warna orange agar mempermudah proses evakuasi bila terjadi bencana. Biasanya dilengkapi dengan lampu yang hidup bila baterainya terendam air serta peluit.

Jaket Pelampung untuk Keselamatan Bukan untuk Pajangan

Pelampung balon udara

Pelambung balon udara yang ditempatkan di dalam baju pelampung yang dikembangkan dengan menarik pemicu udara (tabung CO2) yang akan mengisi ruang di dalam baju pelampung dan biasanya dilengkapi dengan peniup manual bila tabung CO2 tidak berfungsi. Merupakan perlengkapan pesawat terbang standar.

Warna dan bentuknya memang tidak fashionable, tetapi fungsinya sangat besar untuk keselamatan penumpang baik pesawat maupun kapal. Kurangnya kepedulian semua pihak terhadap keselamatan di perairan, menjadikan benda ini seperti hanya prasyarat ada dalam moda transportasi.

Beban untuk meningkatkan kepeduliaan tidak bisa ditanggung oleh pemerintah saja, tetapi semua stakeholder dan juga kita semua. Pihak pemerintah rutin melakukan pengecekan setiap moda transportasi laut dan udara. Para stakeholder juga patuh terhadap aturan serta penumpang juga harus jeli dan berani protes jika jumlah jaket pelampungnya tidak sesuai dengan jumlah penumpang.

Dengan adanya kerjasama dari semua pihak, maka keselamatan penumpang yang mengalami kecelakaan di perariran akan semakin meningkat.